Header Ads

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Pengendara Motor di Bandar Lampung, Damkarmat dan BPDB Lakukan Penyiraman



Bandar Lampung (Warta Samacara) - Debu yang diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengganggu aktivitas warga di sejumlah ruas jalan di Kota Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026) malam.


Pantauan di lapangan, sejumlah pengendara sepeda motor mengeluhkan debu yang beterbangan dan membuat perjalanan menjadi tidak nyaman. Kondisi tersebut terlihat di beberapa ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.


Di Jalan Pangeran Antasari, misalnya, sejumlah pengendara bahkan terlihat berhenti sejenak untuk membasuh wajah menggunakan air bersih. Langkah tersebut dilakukan untuk membersihkan debu yang menempel pada wajah setelah berkendara.


Sementara itu, di Jalan Raden Intan dan sejumlah jalan protokol lainnya, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penyemprotan air pada Sabtu malam.


Penyemprotan dilakukan untuk mengurangi debu dan abu vulkanik yang beterbangan serta membantu membersihkan material yang menempel di permukaan jalan.


Kondisi debu yang beterbangan membuat pengendara sepeda motor harus meningkatkan kewaspadaan, terutama karena jarak pandang dan kenyamanan berkendara dapat terganggu.


Warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi tersebut berlangsung. Bagi masyarakat yang harus bepergian, disarankan menggunakan masker dan pelindung mata guna mengurangi paparan debu atau abu vulkanik.


Pengendara juga diingatkan untuk berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang masih terdapat debu, terutama jika kondisi jalan menjadi licin setelah dilakukan penyemprotan air.(rahmadi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.